FEMALE (TRAP) UTAITE

 Cewek? Tapi, suaranya…

 Yo,minna~!

Ohayou…

Konnichiwa…

Konbanwa…

Pernah nggak waktu ngepoin lagu-lagu vocaloid, anime, game, dll di youtube kalian menemukan cover song yang kalian suka banget sampai-sampai jadi ikutan kepo sama yang meng-cover lagu itu sebenarnya siapa? Awalnya sih mikir kalau yang meng-cover itu cowok, tapi ternyata setelah cari-cari info ke Google, yang terjadi… “Eeh? XX-san ternyata cewek? Padahal suaranya kayak cowok. Kena trap nih.”

Lhah, kok bisa? Ya bisalah, kenapa nggak?

Di Jepang, utaite (歌い手)adalah sebutan buat orang yang cover lagu vocaloid, anime, game, dan sebangsanya, kemudian di upload di Nico Nico Douga. Menurutku, kalau buat orang luar Jepang, selama yang kita cover adalah lagu Jepang, maka orang itu bisa disebut utaite. Nah, kalau yang kayak si XX-san itu tadi disebutnya female (trap) utaite. Sebenarnya dia itu perempuan, tapi suara nyanyiannya  seperti suara laki-laki. Makanya disebut trap. Kalau istilah bahasa Jepang-nya buat utaite yang jago bikin trap kayak gitu adalah ryouseirui (両声類). Kalau dilihat dari kanjinya bisa diartikan utaite yang bisa menggunakan suara baik perempuan maupun laki-laki. Mungkin yang suaranya ambigu, nggak jelas itu suara cowok apa cewek, bisa disebut ryouseirui juga. Hehehe…itu menurutku.

Pertama kali suka sama salah satu utaite yang aku lihat di youtube itu waktu lagi cari-cari lagu-lagu vocaloid, dan aku langsung kena trap ini nih. Siapakah dia?

Valshehakuseki

Valshe (バルシェ). Waktu pertama kali dengar suaranya yang serak-serak, aku galau, yang nyanyi cewek apa cowok. Tapi, akhirnya aku cenderung mikir kalau Valshe ini cowok. Terus akhirnya cari-cari tentang Valshe, dan yang saya temukan pembaca… Valshe adalah seorang female! /halah/ Setelah tahu kalau Valshe itu aslinya perempuan, tapi punya suara a la remaja cowok, kayak Kagamine Len gitu deh, aku nggak suka lagi sama dia, tapi aku jatuh CINTA!>o< Apalagi setelah download lagu-lagunya, aku makin jatuh cinta sama utaite satu ini. Valshe bukan hanya bernyanyi dengan suara ala remaja cowok, tapi dia juga bernyanyi dengan suara gadis remaja, wanita dewasa, anak-anak, dengan macam-macam variasi. Gimana nggak bikin makin jatuh cinta, coba?

Saat ini Valshe sudah menjadi penyanyi profesional dan tidak aktif lagi sebagai utaite. Oh, iya, Valshe ini pernah ngisi soundtrack-nya Detective Conan lho. Judul lagunya Butterfly Core. Yang mantengin anime ini pasti tahu lagunya.

Terus… balik lagi ke zaman aku masih kepo-keponya sama utaite-utaite yang berasal dari youtube-nya Jepang alias Nico Nico Douga tadi. Aku telusur-telusur lagi ternyata female (trap) utaite bukan cuma Valshe. Masih ada lagi yang punya kemampuan sama kayak Valshe-san ini.

96neko

Kuroneko (69猫). Utaite yang sekarang berumur 22 tahun ini mempunyai kemampuan yang kurang lebih sama dengan Valshe. Kuroneko juga bernyanyi dengan bermacam variasi suara. Dia sering bawain lagu parodi, duet dengan Kagamine Len atau vipTenchou dan masih banyak yang lain, kayak lagu Aa, Subarashiki Nyansei juga Matryoshka. Kadang jadi ngerasa kasihan kalau ada yang nyanyi duet sama dia, terutama sama Len-kun yang sering dinistai. Dia kayaknya hobi banget bikin rusuh. Bahkan lagu Ifuudoudou yang cenderung erotis, yang sama sekali nggak ada humornya, tiba-tiba jadi bikin aku ketawa dengar percakapan Kuroneko dengan Hashiyan, teman duetnya  di lagu ini.

Tidak seperti Valshe yang setelah menjadi penyanyi profesional, lalu berhenti dari dunia per-utaite-an, Kuroneko masih aktif sampai sekarang. Kuroneko juga tergabung dalam grup vokal Team Pet Shop dengan anggota lainnya sesama utaite, yaitu vipTenchou dan Kogeinu. Buat yang kepo, selamat menikmati ke-absurd-an grup ini. Fufufu…

Nano_depict

nano (ナノ). Iya, nano yang itu. Yang kemarin jadi salah satu guest star AFAID15. Beruntungnya kalian yang bisa nontonT=T  nano-san adalah salah satu utaite Jepang yang bahasa Inggrisnya fasih banget. Dengan suaranya yang berat, dia sering mengcover lagu-lagu bahasa Inggris ataupun menyanyikan lagu-lagu vocaloid versi bahasa Inggris, seperti Just be Friends dan Rolling Girl. Nggak tahu karena faktor aransemen lagu yang dia bawain atau bahasa Inggrisnya yang fasih, kalau dengar nano nyanyi itu berasa kayak dengar penyanyi barat.

nano juga salah satu utaite yang sudah debut menjadi penyanyi pro. Dia pernah mengisi soundtrack anime  BTOOOM! (No Pain, No Game) dan Aoki Hagane no Arpeggio: Ars Nova (Savior of Song duet dengan MY FIRST STORY).

Chesakuraimagnet

che:Sakurai (che:櫻井). Pertama kali dengar lagu cover-nya che:Sakurai itu yang Magnet (Megurine Luka & Hatsune Miku). Dia berduet dengan sesama trap utaite juga, Hitori. Di awal mereka bernyanyi dengan range vocal perempuan, tapi masuk ke verse kedua mereka transform jadi laki-laki. Eh, bukan orangnya yang berubah jadi cowok, tapi suaranya, mereka menggunakan low range vocal. Suaranya jadi berat banget, guys. Yang bikin tercengang saking herannya, dia bisa menyanyikan lagu Love is War (Hatsune Miku) versinya Kaito Shion yang nadanya rendah banget buat perempuan. Suaranya maskulin banget buat seorang cewek. Itu suara gimana bisa keluar, coba?

che:Sakurai adalah salah satu vocal provider untuk Windows100% UTAU Starter Pack. Karakter UTAULOID yang menggunakan sample suaranya adalah Sakurai Kaon.

Hitorimagnet

Hitori (ひと里). Ini utaite yang aku  sebut jadi teman duetnya che:Sakurai di lagu Magnet tadi. Suaranya sama-sama maskulinnya lho. Tapi, suara Hitori bisa lebih fleksibel. Kalian tahu soundtracknya Kamen Rider Den-O yang Climax Jump Den-Liner Form? Lagu itu kan dinyanyikan oleh seiyuu-nya (dubber) Momotaros, Urataros, Kintaros, dan Ryuutaros yang punya karakter suara beda-beda. Nah, Hitori-san meng-cover lagu ini dengan menirukan karakter  suara empat imajin itu. Aku nonton sambil mesam-mesem sendiri^-^ Suaranya yang fleksibel itu nggak cuma berlaku buat suara ‘laki-laki’. Di cover song-nya yang berjudul Juu Mensou (Megpoid Gumi), Hitori menunjukkan kefleksibelan suaranya sebagai ‘perempuan’ juga.

Lon_best_1280_1024copy

Lon (ろん). Utaite dengan suara shota ini bisa bikin yang lagi dengar cover song-nya  gemas sendiri. Dia tidak bernyanyi dengan nada rendah yang terkesan maskulin. Padahal utaite yang masuk kategori female (trap) biasanya suaranya maskulin.  Tapi, suara Lon benar-benar kayak anak kecil. Dengan begitu, berarti Lon ini female (trap) utaite yang beda dari utaite-utaite yang udah disebutkan di atas. Salah satu lagu yang pernah dia cover adalah Ochame Kinou. Lon sering berduet dengan Soraru, seperti dalam lagu Matryoshka, Suki Kirai, Ai Kotoba, dan lain-lain.

Oke, sekian dulu. Kalau menemukan utaite trap di luar sana, jangan patah hati, ya. Yang jenis trap begini jarang-jarang ada lho. Aku juga pengen bisa kayak mereka.

Jangan-jangan yang nulis ini juga spesies trap! Fufufu… Saa…who knows. *smirk

じゃぁ、またね~

Noba

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s