Silaturahmi Prodi 2016, “Kembangkan kemampuan mina-san seluas-luasnya!”

皆さん、お元気ですか。

dsc_0127

Backdrop panggung. Tema tahun ini adalah “Nihongo de Sekai e”

Kamis, 8 September 2016, tepatnya di Ruang bundar Dekanat Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang, Acara Silapro ini diselerenggarakan. Silapro (silaturahmi prodi) merupakan salah satu program kerja divisi Uchi to Soto ASAHI yang diselenggarakan setahun sekali, beberapa waktu setelah perkuliahan aktif semester ganjil dimulai. Acara ini bertujuan untuk mempererat ikatan keluarga prodi Pendidikan Bahasa Jepang Unnes. Dengan diselenggarakannya acara ini, diharapkan tidak ada batas antara kouhai-tachi, senpai-tachi, dan sensei-gata, dengan kata lain ketiganya saling mengenal, saling bekerja sama, karena  ketiganya merupakan satu keluarga, Prodi Pendidikan Bahasa Jepang Unnes.

dsc_0191

dua MC andalan ASAHI; kiri: Bayu, kanan: Sahlina Dewi

Sekitar pukul satu siang, acara dimulai dengan pembukaan oleh kedua MC, Bayu dan Sahlina. Dilanjutkan dengan sambutan ketua panitia, ketua ASAHI, dan kaprodi Pendidikan Bahasa Jepang, Silvia Nurhayati Sensei.

dsc_0072

dsc_0055

Sambutan Ketua ASAHI, berdampingan dengan pembicara dan Sensei-gata

dsc_0066

Sambutan Kaprodi, Silvia Nurhayati-Sensei

Dilanjutkan ke acara hiburan oleh ASAHI BAND, kemudian langsung ke acara inti, yaitu penyampaian materi oleh dua sensei dan dua mahasiswa yang telah berkesempatan mengunjungi negeri sakura dengan tujuan masing-masing.

Materi disampaikan dalam dua termin. Termin pertama, kedua pembicara adalah Sensei, yaitu Chevi-sensei dan Ai-sensei. Sedangkan pada termin kedua materi disampaikan oleh Gilang-san dan Mia-san. Di antara jeda kedua termin, disajikan hiburan tarian Jepang, yaitu hakumei.

Para pembicara memaparkan bahwa dewasa ini, banyak sekali kesempatan untuk bisa pergi ke Jepang, baik dengan beasiswa penuh maupun subsidi. oleh karena itu, salah satu pembicara berkata bahwa selagi kesempatan terbuka lebar, itulah saatnya mina-san harus mengembangkan kemampuan seluas-luasnya. karena, salah satu syarat untuk dapat mengikuti program pertukaran pelajar, post-graduate, atau program penelitian adalah kemampuan berbahasa Jepang, sekurang-kurangnya tingkat JLPT N3. Dan ketika sudah berkesempatan untukdapat berkunjung ke Jepang, tentu saja banyak pengalaman berharga yang bisa dipelajari, sehingga wawasan mahasiswa tidak terbatas pada pengetahuan abstrak saja.

Setelah pembicara menyampaikan materi, disusul dengan sesi tanya jawab. Mahasiswa yang antusias aktif bertanya kepada para pembicara.

Acara berakhir sekitar pukul empat sore, ditutup secara resmi oleh kedua MC. Setelah acara berakhir, tak lupa, mahasiswa PBJ (Pendidikan Bahasa Jepang) narsis bersama.

dsc_0248dsc_0251dsc_0255dsc_0257

じゃ、みんな、日本語で世界へ、頑張れ!

(elokisnanda)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s