Kelas Outdoor Bersama SMA Negeri 1 Rembang dan PBJ UNNES

Semarang, 5 Februari 2017. Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Negeri Semarang kedatangan tamu lagi, nih. Kali ini yang datang adalah rombongan 110 siswa dan dua Sensei dari SMA Negeri 1 Rembang (Karnati Sensei dan Noor Anna Prastiningsih Sensei). Sebetulnya kunjungan ini tidak hanya pengajar dan pembelajar bahasa Jepang saja. Rombongan dari SMA Negeri 1 Rembang pun datang untuk mempelajari budaya dan bahasa Mandarin. Tapi, admin fokus membahas kegiatan pembelajaran outdoor bahasa dan budaya Jepang saja ya, readers. 🙂

Acara diperkirakan dimulai pukul sembilan pagi dan berakhir pukul satu siang. Namun, rombongan baru tiba pukul 09.30. Rombongan yang datang dipersilakan menuju ruang bundar dekanat FBS Unnes. Sebelum masuk ke dalam ruangan, peserta melakukan presensi terlebih dahulu. Peserta masuk ke dalam ruangan dengan tertib. Acara resmi dimulai pukul sepuluh Dengan susunan acara sebagai berikut: pembukaan, sambutan Kaprodi (Silvia Nurhayati Sensei), sambutan ketua ASAHI 2017 (Fikry Reza Yulyanto), sambutan Karnati Sensei dari SMA Negeri 1 Rembang, hiburan tari Souran Bushi,  pembagian kelompok, pembelajaran outdoor di 5 pos, dan terakhir, penutupan.

Siswa yang terbagi atas lima kelompok mengikuti kakak-kakak mahasiswa yang bertugas menuju pos masing-masing. Di setiap pos memiliki batas waktu 35 menit per kelompok, ketika sesi kelompok pertama sudah berahir, maka akan dilanjutkan dengan sesi kedua kelompok kedua, sedangkan kelompok pertama berpindah menuju pos selanjutnya (pos 2, yukata). dan seterusnya hingga masing-masing kelompok menyelesaikan tugasnya di kelima pos tersebut.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Pos pertama adalah  pos kerajinan. Diampu oleh divisi sukizuki ASAHI. Di pos ini para siswa diajarkan bagaimana cara membuat kerajinan tangan ala Jepang: strap handphone berbentuk onigiri, makanan khas Jepang. Kerajinan ini terbuat dari kain flanel dengan dakron di dalamnya. Baik perempuan maupun laki-laki ikut menjahit. Seluruh siswa merasa puas ketika kerajinan tangan yang dibuat sendiri berhasil diselesaikan dengan baik.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Pos kedua adalah pos yukata. Pertama, kakak-kakak mahasiswa memberikan contoh bagaimana cara memakai yukata. Salah satu perwakilan siswa dari kelompok maju ke depan sebagai model. Setelah selesai memberi contoh, siswa berpasangan, kemudian satu per satu mengambil model yukata yang disukai, lalu siswa-siswa tersebut memakaikan yukata kepada temannya. Ada beberapa dari siswa tersebut yang sudah mahir memakaikan yukata, ada pula yang bolak-balik bertanya kepada mahasiswa bagaimana caranya, karen siswa tersebut baru pertama kali belajar memakai yukata. Setelah selesai, para siswa asyik berfoto. Bagi yang siswa yang sudah selesai mengenakan yukata dan berfoto, siswa bergantian dengan siswa yang lainnya.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

pos 3 adalah pos masakan jepang. di pos ini siswa belajar bagaimana cara membuat onigiri, yang terbuat dari nasi yang dikepal, diisi daging, kemudian dilapisi nori (rumput laut). Para siswa sangat antusias, apalagi ketika matahari sudah berada di posisi tengah, siswa yang telah beraktivitas di masing-masing pos, mulai kelaparan.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

pos 4 adalah pos game. di pos ini para siswa bermain dua game: shiritori (permainan sambung kata) dan permainan daruma. Permainan shiritori bertujuan untuk melatih siswa memperkaya kotoba (kosakata) dalam bahasa Jepang.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

pos 5 adalah pos shodou (kaligrafi). Di pos ini, siswa belajar bagaimana menulis kaligrafi huruf Jepang, terutama hiragana dan katakana.

Karena acara mundur satu jam dari yang diperkirakan, akhirnya waktu di masing-masing pos pun dipersingkat, yang asalnya di tiap pos memakan waktu 35 menit, waktu dipangkas menjadi 20-25 menit saja. kegiatan di masing-masing pos selesai pukul 13.30, ditutup dengan foto bersama. Setelah itu para siswa langsung diarakan menuju bus masing-masing untuk makan siang kemudian melanjutkan perjalanannya ke tujuan yang selanjutnya.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Kami, keluarga besar ASAHI dan Pendidikan Bahasa Jepang Unnes mengucapka terima kasih atas kunjungannya. Semoga dengan diadakannya acara ini, dapat membentuk kerja sama dan silaturahmi antara kedua pihak keluarga besar SMA Negeri 1 Rembang dan Pendidikan Bahasa Jepang Unnes serta  membuat siswa memiliki pengetahuan dan kertertarikan terhadap budaya Jepang lebih besar.

皆さん、また後で会いましょう!お疲れ様でした。ありがとうございました。

Kami tunggu lagi kedatangannya di Unnes. 🙂

(elokisnanda)

*

jangan lupa follow twitter & instagram ASAHI

twitter @asahi_pbj

IG @asahi_pbj

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s